Showing posts with label Cerita. Show all posts
Showing posts with label Cerita. Show all posts

Thursday, April 21, 2011

Teror Gaib Malam Pertama

Cerita horor ini terinspirasi oleh malam pertamaku. Karena malam itu tak berjalan mulus. Banyak keganjilan, atau kejadian diluar jangkauan akal sehat, hingga timbul banyak pertanyaan. Tiga minggu kemudian baru terjawab. Sebuah surat ancaman dari mantan pacar istriku. Dia kecewa dengan kehadiranku. Kekecewaan itu dilampiaskan di malam pertamaku, lewat teror gaib. Inilah ringkasan ceritanya.
 
Pesta pernikahan baru saja usai. Kamar pengantin masih terhias. Kamal, pengantin pria  belum bisa menggauli Narti, pengantin wanita. Dia hanya tertidur, pulas. Rasa lelah masih menyerangnya, setelah seharian berdiri di poade. Baru malam ketiga, dia mulai beraksi. Namun aksinya terganggu. Perasaan aneh muncul. Terasa ada orang lain yang hadir di kamarnya. Entah siapa dia tidak, karena di kamar itu tak ada orang lain. Malampun berlalu, tanpa sesuatu yang diperbuat.

Kembali Kamal beraksi dengan ditemani hujan rintik dan hawa dingin. Narti menanti aksi suami tercintanya. Namun aksi itu tak berlanjut, karena Kamal nampak seperti orang linglung. Apa yang terjadi pada Kamal. Wanita yang digaulinya nampak bukan istrinya, tetapi Kartika, mantan pacarnya. Untung saja dia tak sempat memanggil nama pacarnya itu. Kejadian itu berlangsung hingga menjelang subuh sampai akhirnya ngantuk menyerangnya. Ketegangan mulai menghantuinya.

Ketegangan masih menghantuinya. Kejadian malam sebelumnya masih mengiang dalam benaknya. Namun dia tetap harus menyelesaikan tugasnya sebagai seorang pengantin baru. Kembali keganjilan muncul. Selain ada seseorang yang hadir di kamarnya dan juga berkali-kali istrinya berubah menjadi Kartika, kini keganjilan lain, suara golok terasa dekat dengan telinganya. Menjadikan suara itu terasa ngilu dan menyakitkan. Malampun semakin mengerikan, ancaman selalu datang. 

Itulah sebagian ringkasan dari naskah Teror Gaib Malam Pertama. Cerita ini sangat menegangkan, terlebih lagi aku yang mengalami. Cerita ini juga sangat mengerikan, karena pada malam berikutnya timbul keganjilan lain, diantaranya muncul kepala manusia berbendo, tangan manusia yang memanjang dan mencekik leher Kamal, serta masih banyak lagi keganjilan lain. Bagaimana jalan cerita sesungguhnya dan apa yang akan dilakukan Kamal, selengkapnya ada dalam naskah itu.


Belenggu

Drama rumah tangga ini diisprirasi oleh tetanggaku. Seorang gadis dipaksa menikah dengan seorang pemuda kaya. Padahal gadis itu sudah punya pilihan, hingga perpisahanpun terjadi. Ini memang bukan cerita aneh, dalam novel, dalam sinetron atau layar lebar. Tapi yang ingin aku paparkan bukan hanya derita gadis karena perpisahannya, lebih dari itu. Yang pasti cerita ini berbeda dengan yang lain. Inilah ringkasan ceritanya. 

Rani dipaksa melupakan Aldy. Pak Surya, orang tuanya telah memilih Tony, pemuda kaya yang tidak jelas asal usulnya. Mulanya terasa berat buat Rani untuk melupakan Aldy, tapi karena Tony banyak membantu keluarganya, akhirnya gadis itu luluh juga dan memutuskan untuk menikah dengan Tony. Perasaan berdosa muncul, karena merasa telah berhianat pada Aldy. Tapi apa hendak dikata, itulah pilihan terbaiknya, meski sebenarnya agak ragu.

Keraguan itu terbukti. Dia dibuat malu. Saat akad nikah Tony tidak muncul, padahal penghulu sudah siap, tetangga sudah ngumpul dan sebagian tamu undangan telah datang, lengkap dengan kadonya. Tak hanya Rani, Pak Surya dan istrinya lebih malu lagi. keadaan itu menyebabkan Bu Surya pingsan. Belum tiba di rumah sakit, wanita itu menghembuskan napasnya. Pak Surya sangat terpukul, jantungnya kumat dan akhirnya mengikuti jejak istrinya.

Tepat dihari ketujuh, Tony muncul tengah malam dan memaksa Rany untuk meninggalkan rumah. Baru saja keluar, dua buah mobil polisi memasuki halaman. Untung saja Tony sudah menghidupkan mobil peninggalan Pak Surya. Dengan mobil mobil tua, dia bisa keluar halaman, memacu mobil itu di jalan raya dengan kecepatan tinggi. Tak perduli dengan truk-truk gandengan dan mobil-mobil lain. Satu keinginannya, lolos dari kejaran polisi. Usahanya berhasil, kemudian membawa Rani ke villanya dan bersembunyi di sana.

Rani merasa sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi. Akhirnya dia menyerahkan dirinya pada lelaki itu. Sementara itu perasaan Tony cukup tajam, dia tahu kalau polisi telah mengetahui keberadaannya. Dengan melewati pintu rahasia, dia keluar dari villa itu, melewati jalan perkampungan, lalu menumpang kendaraan umum dan akhirnya tiba di rumah Jesika, adiknya. Jesika memberikan bantuan sebagai bekal buat Tony menemui Mang Jumadi, di daerah terpencil. 

Saat Rani hamil tiga bulan, Tony menghilang. Rani sangat khawatir. Akhirnya Mang Jumadi turut membantunya, dengan menemui Jesica. Khabar buruk diterima, ternyata Tony menyerahkan diri kepada polisi dan tak lama lagi akan diajukan ke meja hijau. Pengadilan memutuskan lima tahun penjara. Selama itu Rani tinggal dengan Mang Jumadi hingga hukuman berakhir. Seorang anak perempuan, buah kasih dengan Tony turut menemani kehidupan Rani.


Nyanyian Rindu Untuk Anisa

Naskah cerita remaja ini terinspirasi oleh masa kuliahku. Ketika aku melakukan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di sebuah desa. Di sana, aku dekat dengan Anisa, cewek Andi, temanku. Cewek tercantik di desa itu bercerita tentang kehidupannya yang tidak nyaman, akibat ulah preman kampung. Apalagi setelah dekat dengan Andi. Namun akhirnya bukan saja Anisa, tapi juga Andi juga menjadi sasarannya. Kehidupan seperti apa yang dialami cewek cantik itu, inilah ringkasan ceritanya.

Anisa, seorang siswa SMU lebih suka naik ojek, daripada harus duduk di belakang Darman. Selain suka mengganggunya, berandalan itu juga hampir menodai Mila, kakaknya. Namun semua itu terpaksa, karena dia pulang tepat magrib. Tukang ojek sudah tak nongkrong lagi di pangkalannya. Dengan perasaan takut, dia melaju di kegelapan malam. Ketakutan semakin memuncak ketika melewati sebuah gubug ditengah sawah, tempat dimana Mila hampir dinodai.

Ibunya sangat cemas. Kecemasan segera sirna saat pintu depan terbuka. Namun dia sangat terkejut ketika mendengar anak kesayangannya pulang dengan Darman. Latar belakang Darman, tentu saja itu yang menjadi penyebabnya. Dia ingatkan agar jika ada pelajaran tambahan, Anisa memberi tahu, hingga saat pulang bisa dijemput Kang Burhan, kakak iparnya atau Anisa sendiri yang akan membawa motor, hingga bisa pulang lebih cepat.

Keberhasilan Darman disampaikan kepada teman-temanya. Namun hal itu tidak dipercaya, hingga dia harus membuktikannya. Esok harinya niat itu dilakukan di hadapan teman-temannya. Saya Darman tak bisa membuktikan, Anisa lebih suka memilih tukang ojek. Tentu saja, kejadian itu membuat Darman kecewa. Dalam hati, dia berniat akan mencari berbagai cara, agar bisa menaklukan Anisa dan membuktikan kepada teman-temannya.

Sial bagi berandalan itu, karena saat itu Andi seorang mahasiswa datang. Andi telah memilih tempat itu sebagai lokasi penelitiannya, tentang analisa dampak lingkungan. Baru beberapa hari, cowok ganteng sudah dekat dengan Anisa, kebetulan Andi yang tingga di Rumah Ketua RT berdekatan dengan Rumah Anisa. Darman geram bukan main. Belum berhasil hati Anisa, sudah dapat saingan baru. Tentu saja situasi itu sangat berat bagi perjuangannya.

Berbagai cara dilakukan berandalan itu dengan teman-temannya. Aksi itu sangat mengganggu aktivitas Andi dan berkali nyawa Andi terancam. Namun Andi bukan orang sembarangan. Dia menghadapi dengan jantan, hingga aksi Darman selalu bisa dipatahkan. Hingga akhirnya Andi menghilang entah kemana. Dua hari kemudian seseorang mengabarkan bahwa Andi diculik. Tuduhan pertama penculikan itu tertuju pada Darman. Darman menjadi DPO polisi. 

Nah itulah sebagain ringkasan ceritanya. Lalu benarkah Darman pelakunya, atau ada pihak lain yang sengaja menafaatkan keadaan. Dimakah Andi disekap dan apakah Andi bisa selamat. Bagaimana usaha aparat pemerintahan setempat menghadapi masalah ini. Berhasil kepolisisian menangkap sang pelaku. Cerita ini tak sampai disitu, karena judul naskah ini adalah Nyanyian Rindu.


Tas Warisan

Cerita ini terinspirasi oleh masa sekolah. Sebagai seorang siswa, saya juga punya kenangan manis. Karena sekolah merupakan masa sangat indah, penuh canda dan tawa. Saya ingat betul, masa itu ada teman baru, pindahan dari sebuah kota besar. Dia selalu bertingkah aneh. Salah satunya adalah tas kulit yang selalu dibawanya. Celaka baginya, ternyata benda itu menjadi bahan ejekan teman-teman sekelas. Nah, inilah ringkasn ceritanya.
 
Bu Sri berjalan kearah meja guru. Seseorang mengikutinya. Setelah menyimpan tas di meja guru, dia memperkenalkan orang itu. Rupanya, dia adalah Rey, siswa baru pindahan dari sebuah kota besar. Namun Bu Sri kaget, karena seisi kelas tertawa. Dia baru tahu setelah siswanya ngoceh. Selain, berseragam kumal, siswa baru itu memakai tas tua yang terbuat dari kulit, seperti tas tukang suntik.

Baru saja duduk, guru matematika itu meminta muridnya untuk mengeluarkan selembar kertas ulangan. Celaka bagi Rey, resleting tasnya macet, hingga tak bisa mengambil buku. Dia meminta kertas kepada Hety, teman sebangkunya. Namun cewek yang bertubuh gembrot dan berhidung pesek itu tak memberinya. Hety memang terkenal cewek judes yang selalu bikin heboh di kelas. Akhirnya cewek judes itu kena damprat gurunya.

Hety balas dendam. Saat istirahat, dia mempermaikan murid baru itu. Beberapa teman seprofesi diajaknya. Selain tas kulit warisan jaman penjajahan, juga seragam yang kumal menjadi sasarannya. Hampir seisi kelas turut menyaksikan ejekan itu dan turut tertawa. Tak bisa dielakan lagi, kelas menjadi riuh. Selain Hety, Edo, anak pemilik yayasan juga mengejeknya habis-habisan. Sebagai murid baru, Rey bisa berbuat apa-apa. Hanya jengkel dan dendam. Dia berjanji akan membalas ulah tersebut.

Seekor kodok membuat Rey puyeng dihari kedua. Binatang itu tiba-tiba saja muncul dari tasnya, meloncat ke beberapa bangku, bertengger pada dua gunung kecil cewek, bertengger lagi pada bagian terlarang cewek. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh murid cowok untuk menangkapnya, meski ada tujuan lain. Akhirnya sang kodok meloncat ke meja Bu Jesika, guru yang sangat takut dengan kodok. Sebagai hukuman, Rey diharuskan untuk mencari  kodokdan membawanya esok hari.

Itulah sebagian ringkasan cerita Tas Warisan. Siapa sebenarnya Rey, lalu, bagaimana dia 
mendapatkan hewan tersebut, dia dibantu oleh Bejo, seorang tukang ojek yang penakut. Pokoknya dari awal hingga akhir ceritanya sangat lucu. Tas Warisan merupakan seri pertama dari Cerita Bersambung Akasia (Andai Kamu Tahu Siapa Aku). Seri lainnya, adalah Janggo, Lambreta, Fiat dan Gerhana. Jika diperlukan saya bisa membuat judul-judul lain yang lebih lucu.